Selamat Datang Di Sentra Budidaya Dan Penjualan Ayam Hias Dan Ayam Aduan

PENGUMUMAN:
Sehubungan Adanya Rencana Perpindahan Kandang Dari Kota Banyuwangi Ke Kota Trenggalek Jawa timur,Maka Kami Hanya Masih Melayani Pesanan Ayam Aduan Dari "PEMBELI SERIUS" (No SMS, Call Only).Untuk Obat"an,Doping,Multivitamin Dan Aksesoris Ayam Masih Kami Layani Seperti Biasa.

"PERHATIAN"!!! Berhati - Hati Untuk Tidak Mudah Percaya Dengan Oknum-Oknum Yang Tidak Bertanggung Jawab Yang Mengatas namakan RAJA JAGO FARM.Kami Hanya menggunakan 1 (satu) Model Transaksi hanya Melalui Contact Person yang Tertera Di Blog Resmi Kami Ini.Apabila diluar itu bukan tanggung jawab RAJA JAGO Dan Barang Siapa Yang Melakukan Penipuan Yang Mengatas Namakan RAJA JAGO Akan Kami Laporkan Ke Pihak Yang Berwajib.

TTD
Rio Anggoro
(Owners Raja Jago)

CONTACT PERSON : RIO
-PIN Blackberry(BBM) 323E80EC / 767E1EE5
-WhatApps 081999969208
-Phone (081999969208-XL) (082341561880-AS/Telkomsel)
Yahoo Massanger: rioanggoro83@yahoo.com
Google Talk : rioanggoro83@gmail.com
Desa Sukorejo - Trenggalek Jawa Timur Indonesia

Silahkan Telepon Langsung (NO/Tidak SMS) Untuk Informasi Lebih Detail." KAMI BANGGA MELAYANI ANDA"

Kamis, 12 Juli 2012

Merawat dan Melatih Ayam Serama



Ayam serama kini makin digemari para hobiis ayam hias. Bahkan, penggemar burung kicauan pun banyak yang ikut mencoba memelihara ayam serama. Penampilannya yang unik dan ukurannya yang mungil membuat jumlah penggemarnya semakin hari semakin bertambah. Selain sebagai binatang klangenan, ayam serama juga ditujukan untuk kontes yang biasa diselenggarakan di berbagai wilayah di Indonesia. Mereka juga memiliki komunitas penggemar ayam serama dengan nama beragam.
Besarnya jumlah penggemar ayam serama menciptakan kebutuhan ayam serama yang besar pula. Karenanya, beberapa pemain besar serama mendatangkan indukan dari Malaysia untuk diternakkan di Indonesia. Tak pelak, bisnis ayam serama pun semakin hari semakin ramai, baik di Jakarta maupun di daerah-daerah. Para breeder pun banyak mendapatkan pesanan anakan serama untuk dikirim ke berbagai daerah.
Ayam serama menjadi primadona unggas hias yang mendatangkan laba yang cukup menggiurkan. Saking ramainya pasar serama, jejaring sosial seperti facebook dan kaskus pun dijadikan media promosi dan ajang jual-beli ayam serama. Imbas positifnya, para breeder ayam serama pun mendapatkan pesanan yang jumlahnya makin meningkat.
Faktor yang menentukan harga jual ayam serama adalah ukuran badan dan bentuk tubuhnya. Semakin kecil ukuran tubuh dan bentuk badan terlihat proporsional, harga yang dibandrol akan sangat tinggi. Anda boleh percaya atau tidak, ayam serama yang berpenampilan bak atlet binaraga yang suka memamerkan busung dadanya bisa dibandrol dengan harga hingga puluhan juta rupiah. Harga ini akan terdongkrak jika ayam serama memiliki corak bulu yang terang. Lebih-lebih jika serama yang ditawarkan pernah menjuara berbagai ajang kontes ayam serama.
Umumnya, harga anakan ayam serama berumur sekitar tiga bulan dengan kualitas biasa sekitar Rp500.000—Rp1.000.000. Sementara itu,  harga ayam serama kualitas kontes bisa mencapai Rp2.000.000—Rp4.000.000. Lain lagi  dengan serama dewasa kualitas kontes bisa dibandrol dengan harga lima juta rupiah ke atas.
Anda masih penasaran dengan si ayam gagah nan mungil ini? Coba simak penjelasannya secara detil pada buku “Serama: Ayam Mungil Nan Eksotik” terbitan AgroMedia Pustaka. Buku ini ditulis oleh Ir. Agus Ruswinarno K.J. & Hadiiswa, yang akan berbagi informasi dan pengalamannya selama bergelut di dunia ayam serama.
Di dalam buku ini dijelaskan mulai dari pengenalan ayam serama, kandang ayam serama, memilih serama, perawatan harian, mempersiapkan ayam serama menjelang kontes, jenis dan kriteria penilaian kontes, beternak ayam serama, hingga penanggulangan penyakit ayam serama. Selain itu, dilengkapi pula dengan galeri berbagai jenis warna dan gaya ayam serama unggulan kualitas kontes.

Beternak ayam serama gampang-gampang susah. Kesulitan terbesarnya adalah dalam proses penetasan telur. Perawatan ayam asal Malaysia juga terbilang susah, terutama yang disiapkan untuk mengikuti kontes. Pemilik harus menjaga betul pola makan ayam serama, termasuk rajin menjemurnya.

Dalam budidaya ayam serama, Haryono, peternak ayam kerdil di Bogor ini, bilang bahwa yang perlu mendapat perhatian adalah masalah cuaca. Maklum, cuaca sangat mempengaruhi kesuburan ayam serama. Cuaca yang terlalu dingin bisa menurunkan kemampuan ayam betina untuk bertelur.

Tapi, ini bisa disiasati dengan pemberian pakan untuk mempertahankan panas tubuh si ayam cebol itu. "Ayam yang dipelihara di daerah dingin harus memperoleh pakan dengan kandungan karbohidrat tinggi, seperti jagung," kata Haryono.

Hanya saja, tak terus-terusan diberi jagung lantaran pemberian jagung terlalu banyak dapat merontokkan bulu ayam. Harus diselingi pakan lain, semisal jangkrik dan tauge.

Kalau ayam serama sudah bertelur, "Kesulitan terbesarnya mungkin dalam penetasan," ungkap Alim Sukrisna, peternak ayam serama di Magelang. Ia mengatakan, seekor ayam betina unggul hanya mampu bertelur 6 hingga tujuh butir dalam sebulan, dan hanya setengahnya yang bisa menetas.

Karena itu, menurut Alim, kunci penting saat menetaskan telur ayam serama yaitu, suhu dan kelembapan. Suhu dalam proses penetasan tidak boleh lebih atau kurang dari 37,5°C - 38°C. Kelembapan udara harus selalu disesuaikan dengan usia telur.

Untuk telur yang berumur satu hingga dua minggu, kelembapan diatur pada kisaran 65%-70%. Dua sampai tiga hari menjelang menetas, kelembapan telur harus ditambah hingga kisaran 95%-100%. "Alat pengukur kelembapan sudah ada pada alat penetas," ujar Alim.

Pengaturan kelembapan ini sangat penting, sebab kondisi udara yang terlalu kering akan membuat kulit telur ayam serama menjadi keras. Akibatnya, anak ayam serama kesulitan memecah cangkang telur sehingga bisa berujung pada kematian.

Nah, untuk bisa menang dalam kontes, perawatan ayam serama harus ekstra. Sebab, bisanya, ayam yang menang tak hanya penampilannya saja yang menarik, tapi juga harus memiliki bobot badan seringan mungkin.

Untuk itu, hindari pakan yang banyak mengandung lemak. Selain itu, tiga hari menjelang lomba, ayam serama hanya boleh disuguhi beras merah atau gabah dengan porsi dua-tiga sendok makan, pagi dan sore.

Soal perawatan bulu, cukup dengan rajin menjemur ayam serama pada pukul 8-10 pagi hari. Sebelum mandi sinar matahari, sebaiknya ayam dimandikan dengan air dulu. Kalau perlu setiap sebulan sekali ayam dikeramas dengan shampo. "Keramas harus dilakukan pada saat cuaca cerah, setelah itu segera dihanduki dan dijemur," kata Alim.

Ada baiknya, ayam serama juga mendapat asupan vitamin E untuk menjaga kecantikan bulu. Termasuk pakan yang mengandung fosfor dan kalsium, semacam sotong atawa kulit cumi.

Alim menambahkan, ayam serama juga harus dilatih berkonsentrasi supaya tampil prima saat melenggak-lenggok di atas panggung. "Ayam tidak boleh mematok karpet atau kabur dari panggung," katanya. Caranya, sekitar dua-tiga minggu sebelum kontes, ayam serama harus dibiasakan berada di atas karpet. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar